BREAKING NEWS

Ditlantas Polda Jambi Siapkan 5.000 Masker, Warga Diminta Waspada Kabut Asap


SENJARI.ID
- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi bergerak cepat menyikapi penurunan kualitas udara dan ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Jambi.

Di tengah kondisi tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono menginstruksikan seluruh personel yang bertugas di lapangan untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan, baik bagi anggota maupun masyarakat pengguna jalan.

Personel Ditlantas yang melaksanakan pengaturan lalu lintas pada pagi dan sore hari diwajibkan menggunakan masker standar kesehatan. Tak hanya itu, setiap anggota juga diminta membawa masker cadangan untuk dibagikan secara gratis kepada pengendara maupun masyarakat yang belum menggunakan pelindung pernapasan.

Sebanyak 5.000 masker telah disiapkan Ditlantas Polda Jambi dan didistribusikan ke sejumlah titik ploting pengaturan lalu lintas.

"Secara pribadi saya memerintahkan kepada anggota pada saat pelaksanaan pengaturan pagi atau sore untuk menggunakan masker dan menyiapkan masker cadangan. Masker tersebut kita bagikan kepada masyarakat pengendara yang tidak menggunakan masker, meski secara umum rata-rata warga sudah sadar memakai masker," ujar Dirlantas Polda Jambi.

Selain melindungi personel dan pengguna jalan, Ditlantas Polda Jambi juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam melakukan aktivitas di luar rumah.

Masyarakat disarankan mengurangi mobilitas di luar ruangan apabila kualitas udara berdasarkan pengukuran pemerintah berada pada kategori sangat buruk. Aktivitas di luar rumah sebaiknya kembali ditingkatkan setelah kondisi udara dan atmosfer membaik.

Namun, bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker standar kesehatan menjadi salah satu perlindungan yang wajib diperhatikan.

"Seandainya pun harus keluar rumah, ada standar keselamatan yang harus dipenuhi, salah satunya adalah masker standar kesehatan. Kegiatan di luar rumah sebisa mungkin dikurangi sampai situasi cuacanya membaik," tambahnya.

Dari sisi keamanan dan keselamatan berlalu lintas (kamseltibcarlantas), Ditlantas Polda Jambi menyebut hingga saat ini belum terlihat adanya tren peningkatan angka kecelakaan lalu lintas akibat kondisi kabut asap.

Meski demikian, pengendara tetap diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika jarak pandang mulai terganggu.

Ditlantas juga mengingatkan pengendara untuk memahami penggunaan fitur pencahayaan kendaraan, termasuk lampu senja maupun lampu kabut. Lampu tersebut dapat dimanfaatkan ketika kabut mulai menebal dan mengganggu jarak pandang, khususnya pada pagi atau sore hari.

"Untuk situasi di wilayah Jambi saat ini, penggunaan lampu senja dinilai belum terlalu urgen karena jarak pandang masih relatif aman. Namun pengendara tetap diimbau ekstra hati-hati, menjaga jarak aman antar-kendaraan, dan mematuhi petunjuk petugas di lapangan," pungkasnya.

Dengan kondisi udara yang masih berpotensi memburuk akibat karhutla, masyarakat diimbau tidak mengabaikan faktor kesehatan maupun keselamatan selama berkendara. Kewaspadaan, penggunaan masker, menjaga jarak aman, serta mematuhi arahan petugas menjadi langkah penting untuk menghadapi kondisi kabut asap di jalan raya. (*)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image