BPJN Jambi Siaga Nataru: 11 Posko Disiapkan, 107 Titik Rawan Bencana Dipetakan
SENJARI.ID - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi meningkatkan kesiapsiagaan infrastruktur demi memastikan kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di seluruh wilayah Provinsi Jambi.
Kepala BPJN Jambi, Dedy Hariadi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendirikan 11 posko pelayanan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat layanan bagi pemudik selama periode Nataru, lengkap dengan fasilitas istirahat.
“Setiap posko juga kami lengkapi dengan alat berat untuk mengantisipasi kondisi darurat di ruas jalan nasional,” ujar Dedy, Rabu (17/12/2025).
Selain itu, BPJN Jambi telah memetakan sejumlah wilayah rawan bencana di sepanjang jalan nasional. Dari hasil pemetaan, teridentifikasi 107 titik rawan, yang terdiri atas 95 titik longsor, 10 titik banjir, dan dua titik banjir rob.
“Sebagian besar titik rawan berada di Kabupaten Kerinci, Merangin, dan Sarolangun, serta banjir rob di wilayah Tanjung Jabung Barat. Alat berat sudah kami siagakan di lokasi-lokasi tersebut,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada mitigasi bencana, BPJN Jambi juga mempercepat pekerjaan pemeliharaan jalan nasional menjelang puncak arus mudik dan balik Nataru. Perbaikan difokuskan pada penanganan jalan berlubang di sejumlah jalur utama yang kerap dilalui pemudik.
Dedy menambahkan, hingga kini ratusan lubang jalan telah diperbaiki, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
“Langkah ini kami lakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan selama libur akhir tahun,” tegasnya.
Berbagai upaya kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari strategi BPJN Jambi dalam menjaga konektivitas antarwilayah, mengamankan arus lalu lintas, serta memastikan distribusi barang dan jasa tetap berjalan lancar selama periode Nataru. (*)
