BPTD Jambi Dukung Operasi Keselamatan 2026, Pastikan Kendaraan Umum Layak Jalan
SENJARI.ID – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jambi mendukung penuh pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026 yang digelar oleh kepolisian dengan melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramcek di terminal.
Kepala BPTD Jambi, Benny Nurdin Yusuf, mengatakan bahwa kegiatan ramcek kendaraan ini merupakan bentuk penguatan pengawasan guna menjamin keselamatan dan kenyamanan para penumpang.
“Kegiatan hari ini merupakan dukungan kami terhadap kepolisian dalam rangka Operasi Keselamatan 2026. Salah satu kegiatannya adalah ramcek kendaraan untuk memastikan keselamatan penumpang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada keselamatan penumpang, tetapi juga untuk menjaga aset kendaraan itu sendiri. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari aspek teknis hingga administrasi kendaraan.
“Tadi kita temukan beberapa kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis, salah satunya lampu mundur yang tidak berfungsi dan harus segera diperbaiki,” jelasnya.
Menurut Benny, ramcek kendaraan merupakan tugas pokok dan fungsi BPTD di terminal. Setiap kendaraan yang akan berangkat wajib melalui pemeriksaan guna memastikan kelayakan jalan.
“Apabila kendaraan dinyatakan tidak layak jalan, maka kami akan memberitahukan pengemudi untuk tidak berangkat terlebih dahulu dan sebelum kendaraan tersebut diperbaiki,” tegasnya.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya pada angkutan umum.
Sementara itu, Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jambi Kompol Tesmirizal mengatakan kegiatan ramcek kendaraan ini masuk salah satu kegiatan pada Operasi Keselamatan dilakukan dari tanggal 2 sampai dengan 15 Februari 2026.
Dia menjelaskan selain melakukan pengecekan pada kendaraan umum, pihaknya juga mengecek kesehatan para Sopir dan kernet. "Kita laksanakan cek kesehatan para pengemudinya kita laksanakan cek alkohol dan juga tensi," katanya.
Untuk kegiatan hari ini tidak ada temuan yang krusial, semuanya hasilnya negatif baik kendaraan maupun hasil tes kesehatan. Untuk kendaraan cukup layak digunakan untuk mengangkut angkutan umum.
"Yang jelas bagaimana kendaraan tersebut digunakan layak jalan dan dapat mengantar penumpang sampai ke tujuan," tutupnya. (*)
